Pages

31 October 2012

Nanti Kalau Mati Mau Jadi Apa?

Saya gak tau. Lagi-lagi gak berbakat ngambil sikap yang baik saat mendengar atau mengalami ketika seseorang yang punya hubungan dengan saya tutup usia. Saya selalu bingung, rasanya gak ada posisi yang pas. Gak ada buku panduan bagaimana bersikap ketika ditimpa hal-hal itu. Sekali lagi, saya males kalau harus bersedu-sedu, but i’m not made of stone, saya juga merasa kehilangan. Saya sendiri benci melihat sebuah proses pemakaman. Saya juga benci melihat rupa orang yang selama ini ada disamping tapi tiba-tiba dibungkus kain kafan atau terbaring di peti. Dari kecil saya gak ngerti apa itu kematian, yang saya tahu cuma kehidupan. Dan tentang kehidupan pun saya gak banyak mengerti dan masih mencari. Saya masih suka berdoa, saya masih suka berusaha, atau bahkan tertawa.

Tapi kalau boleh memilih, mungkin saya ingin mati dengan bahagia. Gak usah ada yang menangis, tapi juga jangan lah tertawa.

Biasa ajah.

No comments:

Post a Comment