08 June 2013

Diobok

Hidup bisa berubah setelah bangun tidur. Setelah menunggu sampai mengorbankan hal-hal yang sangat penting seperti liburan bareng teman, waktu, hingga duit yang dikuras untuk bolak-balik luar kota akhirnya terbalaskan. Akhirnya malah seneng. Gue diterima untuk Kerja Profesi di suatu agensi periklanan di Jakarta.

Mulainya hari Senin besok, 2 hari lagi. Dan gue yang saat itu lagi sarapan bareng temen gue, masih masang muka kucel baru bangun tidur cuma cengengesan baca email di handphone.

Terus diem.

Lucu ya, emosi jadi diobok-obok. Kemarin gundah gulana, sekejap bahagia, lalu kembali gundah gulana. Bingung mau bawa apa aja yang harus dibawa. Yang esensial ya laptop, baju, celana, hingga selempak. Beberapa buku. Sabun, samphoo bisa beli di sana. Selimut! biarpun di sana dikate panas, tetep aja bakalan susah tidur kalau gak ada itu barang.

Halah, sok-sokan mau bawa apaan. Belum juga dapet tempat buat di sana. Sepasukan teman lagi nyari di sana. Gue minta tolong dengan koneksi yang gue punya, dari temen sekolah, temen nyokap, sampe googling dengan macam-macam keyword "Kos Kebayoran Baru", lalu "Kos Blok M", dan kalau udah bete bisa jadi "Kos Deket Blok M Gak Bohong Fasilitas Cukup Harga Gak Bikin Bego", hasilnya gak seberapa. Ada yang disms panjang-panjang jawabannya judes, sumpahin besok pagi bokernya gergaji.

Waktunya mepet. Harusnya girang sampe lompat-lompat terus ketawa-ketiwi sampe mencret. Pengalaman baru coy. Ketemu orang baru. Stress baru. Tapi ya banyak yang harus dipikirkan, diselesaikan, diini-itukan.

Selamat tinggal jangan? Gak usah. Ntar juga lupa.

06 June 2013

The Art of Hoping Nothing

Banyak hal yang harusnya diceritakan. Tapi tak sempat karena mengurus ini-itu. Banyak yang pergi, banyak pula yang masih berdiam diri. Ke sana, ke sini. Misalnya di sini, masih berharap untuk mendapatkan kepastian dari satu agensi yang dia inginkan dari dulu. Tapi, mungkin jangan terlalu berharap sekalipun optimis. Jadilah realismis, realistis tapi optimis. Maka bisa jadi harusnya membiarkan harapan-harapan itu ditaruh dulu karena butuh istirahat untuk tidur. Cuci kaki, muka hingga sikat gigi. Ambil buku tebal dari rak untuk pengantar tidur. Ketik sedikit cerita untuk di jurnal, atau di dunia maya. Tinggal tunggu kabar apakah memenuhi kualifikasi atau ternyata tidak. Yeah, sometimes, the more things you want, the heavier your life gonna be. So I let everything happens to me.